
Jambi – Dalam rangka menyemarakkan Milad JSIT Indonesia ke-23 yang mengusung semangat “2 Dasawarsa Lebih, Mengokohkan Peran Sekolah Islam Terpadu Membangun Generasi Rabbani untuk Indonesia Maju”, SIT An-Nahl Jambi terus menguatkan budaya Qur’ani melalui pembiasaan murajaah sebelum memulai pembelajaran.
Setiap pagi, sebelum memasuki materi pelajaran, para siswa berkumpul dalam suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan untuk mengulang hafalan Al-Qur’an bersama. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi ikhtiar dalam menjaga hafalan, memperkuat kedekatan dengan Kalamullah, serta membentuk karakter yang disiplin, sabar, dan cinta terhadap Al-Qur’an.
Murajaah menjadi salah satu identitas pendidikan di SIT An-Nahl Jambi. Dengan saling menyimak dan mengingatkan, para siswa belajar bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari konsistensi dalam menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui Al-Qur’an.
Momentum Milad JSIT Indonesia ke-23 menjadi pengingat bahwa selama lebih dari dua dekade, Sekolah Islam Terpadu telah berkomitmen melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akhlak, dan kuat dalam nilai-nilai keislaman. Budaya murajaah yang terus dilestarikan di SIT An-Nahl merupakan bagian nyata dari komitmen tersebut.
Semoga setiap ayat yang diulang, setiap hafalan yang dijaga, dan setiap doa yang dipanjatkan menjadi bekal lahirnya generasi Qur’ani yang mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan peradaban.
“Bersama JSIT Indonesia 23 Tahun, Menguatkan Budaya Qur’ani, Menumbuhkan Karakter Rabbani, dan Mewujudkan Generasi Emas Indonesia.”